Entahlah

Hari ini semilir angin menyadarkan ku ada kata yang tak sempat terungkap padahal aku sudah lelah memendamnya, bukan perasaan cinta namun lebih kepada perasaan ragu yang bersemayam dalam sepi ku.
Aku yang tak yakin engkau adalah akhir ceritaku, aku yang tak tahu mulainya dan bagaimana mengakhirinya. Aku yang meyakini akan keraguanku. Perkenalan yang sangat singkat hingga membuat ku berpikir bahwa ini bukanlah aku.
Seperti orang lain yang harus tertawa namun tak ada yang meyakini diriku bahwa itu adalah lelucon yang lucu, melangkah dalam sepi padahal kita berjalan sejajar dikeramaian. Berkata-kata yang hanya didorong oleh perasaan tak enak dan berusaha mencairkan suasana,
Yahh hanya sebatas itu.
Jika kau ingin tahu, inilah yang selalu ku katakan pada hati ku, jangan pernah terbuai karena dia bukan kamu dan kamu bukan dia.
Aku hanya ingin cinta yang benar adanya, bukan cinta yang tidak aku yakini akan bermuara dimana, bukan cinta yang setengah-setengah yang didorong oleh perasaan sementara. Cukup cinta segitiga yang sederhana namun indah
Cinta sederhana antara aku, kamu dan Rabb kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cita dan Harapan

abstrak