Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

Cita dan Harapan

Hari ini hampir saja aku terlupa dengan sebuah ucapan tulus dari lisan anak berumur 4thn, tentang sebuah cita-cita teramat baik, tentang sebuah kerja keras yang ingin memberikan perubahan yang layak bagi siapapun yang sakit. "Mamah. "Aku mau menjadi seorang dokter"" teriakannya membuat sang ibu tersenyum. Mungkin sama seperti anak itu, kita semua memiliki cita-cita yang beragam. Mendefinisikan arti kehidupan dengan ringan tanpa tahu persaingan yang sesungguhnya. Kita semua merasakan teriakan ringan ketika  ditanyakan apa cita-cita kita, ada yang ingin jadi dokter, guru, perawat, teknisi, presiden, aktor atau yang lainnya. Tapi beranjak SMA semua akan berubah, kita semua mulai berfikir tentang sulitnya kehidupan, hanya sedikit yang dapat meraihnya, bukan karena mereka memiliki ekonomi yang baik, tapi karena sejak awal mereka tak melupakan terikan kecil tentang cita-citanya. Diantara kita akan hidup melenceng dari keinginan, yang mau menjadi dokter bisa saja men...

Kehidupan

Terkadang apa yang kita inginkan sering kali tidak sesuai dengan harapan kita,  banyak lika-liku yang akan menghampiri kita dan menyarankan kita untuk menyerah, mengakhiri apa yang telah kita mulai padahal tanpa kita tahu mungkin saja keberhasilan sudah didepan mata ketika kita memutuskan untuk menyerah. kegagalan dan kekalahan itu sudah pasti dalam teori kehidupan tapi tidak untuk menyerah, karena hakikatnya kita semua adalah pemenang. mungkin seringkali kita bermimpi. ada yang mau jadi presiden, ada yang mau menjadi dokter, insinyur, pramugari, manager atau yang lainnya. mimpi itu tidak dilarang selama mimpi yang kita impikan baik dan dapat kita jadikan motivasi untuk melangkah terbang seperti GARUDA.